Bentuk Bumdes, Cara Desa Bangkoor Dekatkan Pelayanan Masyarakat

Maumere, lingkar-desa.com- Salah satu cara mendekatkan pelayanan bagi masyarakat desa khususnya petani di desa Bangkoor, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka adalah dengan membentuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Salah satu penggagas sekaligus Direktur Bumdes Mitra Usaha,  Yustinus Yanto menjelaskan Bumdes Mitra Usaha Desa Bangkoor dengan unit usaha “Apotik Tani” bertujuan mengelola potensi desa menjadi potensi yang bernilai ekonomis, memberdayakan masyarakat, serta mendekatkan pelayanan bagi masyarakat desa.

Menurut Yanto, proses terbentuknya Bumdes Mitra Usaha di Desa Bangkoor diawali dengan Musyawarah Desa di Tahun 2017. Selain dibahas melalui musyawarah desa, tim juga melakukan survei ke beberapa kampung di 3 dusun yang ada di Desa Bangkoor. Survei dilakukan untuk menggali pendapat masyarakat terkait beberapa konsep usaha yang akan dikembangkan Bumdes Mitra Usaha Desa Bangkoor.

Konsep usaha yang ditawarkan antara lain Apotik Tani, Perdagangan Kopra, dan Perdagangan Ternak Besar.

“Hasil survei yang menggunakan kuesioner tersebut menunjukkan 80,83 % masyarakat memilih Apotik Tani,” terang Yanto di kediamannya pada Minggu, 28/10/2018.

Sementara itu, Kepala Desa Bangkoor, Asimundus Abdon berpendapat kehadiran Bumdes Mitra Usaha Desa Bangkoor bertujuan dapat membantu mendekatkan pelayanan terhadap masyarakat desa khususnya petani dalam mengakses berbagai kebutuhan petani.

Asimundus mengaku saat ini fasilitas di Bumdes Mitra Usaha masih minim. Akan tetapi, kerjasama dengan pihak lain akan terus dilakukan kedepannya. Pemerintah Desa Bangkoor akan tetap mendukung pendanaaan secara berkala untuk Bumdes Mitra Usaha demi pengembangannya lebih lanjut.

“Penduduk Desa Bangkoor dengan mata pencaharian sekitar 85 % adalah petani, sehingga pilihan utama unit usaha Apotik Tani adalah tepat” ungkap Asimundus.

Ke depan Bumdes Mitra Usaha juga akan menambahkan beberapa unit usaha selain Apotik Tani. Oleh karenanya Asimundus mengharapkan adanya dukungan dari berbagai pihak baik itu Pemda Kabupaten Sikka, Pemprov NTT bahkan Pemerintah Pusat. Selain itu, dukungan dan kerja sama dari masyarakat DEsa Bangkoor bersama Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa pun tetap digalakkan.

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Desa Bangkoor Nomor 8 tahun 2018 tentang Susunan Pengurus BUMDes Mitra Usaha memiliki struktur kepengurusan antara lain; Penasehat oleh Kepala Desa Bangkoor, Pengawas oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Direktur, Sekertaris dan Bendahara Unit.

Saat ini Badan Usaha Milik Desa, Mitra Usaha Desa Bangkoor sudah memiliki beberapa fasilitas antara lain; Kantor Bumdes, Apotik Tani, dan aneka Sarana Produksi (Saprodi) pertanian seperti obat-obat pertanian, pupuk, alat-alat pertanian dan benih hortikultura. Untuk pemasaran Apotik Tani Bumdes Mitra Usaha Desa Bangkoor bekerja sama dengan 20 kelompok tani.

Terkait pendanaan, pada tahun 2018 Bumdes Mitra Usaha mendapat kucuran dana desa sebesar Rp 60 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk belanja sarana pertanian.***

Please follow and like us:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

5 × one =