Warga Wolomotong Swadaya Buka Jalan; Bukti Rakyat Berdaya Kalau Bersatu

Maumere, lingkar-desa.com- Dengan persatuan yang terwujud dalam gotong-royong atau kerja bersama hal-hal besar bisa dilakukan. Inilah yang coba dipraktikkan oleh warga Desa Wolomotong, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka.

Terhitung sejak akhir April 2019 lalu warga Dusun Wolomotong dan Dusun Legar memulai pembukaan jalan baru. Jalan baru sepanjang kurang lebih 2 km tersebut menghubungkan Kampung Wolomotong dan Kampung Maget.

Menariknya pembukaan jalan tersebut dilakukan dengan menggunakan alat-alat seadanya. Pembiayaannya pun merupakan swadaya masyarakat.

Setiap hari Sabtu, 30 lebih warga laki-laki dan perempuan bekerja dengan pacul, parang, skop, dan peralatan sederhana lainnya. Tidak ada alat berat seperti buldozer apalagi excavator. Para ibu bertugas menyiapkan makanan ala kadarnya yang dibawa dari rumah atau kebun masing-masing.

“Kami sudah buktikan bahwa dengan bersatu kami bisa memenuhi kebutuhan kami akan jalan secara mandiri,” tegas Kepala Dusun Wolomotong, Arnold Buko kepada media ini beberapa waktu lalu.

Menurut dia jalan tersebut sangat penting karena mempermudah akses warga ke rumah ibadah dan Kantor Desa Wolomotong. Oleh karenanya, sejak terpilih sebagai Kepala Dusun belum lama ini tokoh muda ini langsung bergerak menghubungi para pemilik lahan untuk mendapatkan izin.

“Kami berharap setelah kami buka pemerintah bisa membantu meningkatkan kualitas jalan dengan rabat,” imbuhnya.

Arnold dan warga Dusun Wolomotong tidak sendirian. Dari arah selatan warga RT 14 Dusun Legar pun melakukan hal serupa. Mereka membuka jalan dari arah Dusun Legar menuju Dusun Wolomotong.

Pembukaan jalan dilakukan dengan swadaya dan peralatan sederhana. Masing-masing keluarga menyumbang Rp 25.000 untuk pemenuhan kebutuhan makan dan minum selama pengerjaan jalan berlangsung.

“Kami juga butuh akses jalan ke gereja sehingga kami buka dari arah ini,” ungkap tokoh muda setempat, Adeodatus.

Sementara itu, Kepala Desa Wolomotong, Romanus Rabu kepada lingkar-desa.com menyampaikan apresiasi atas semangat warganya. Meskipun demikian menurutnya tahun 2019 ini Pemdes belum bisa menjalankan program pembangunan.

“APBDes 2019 kan sudah dibahas. Jadi mungkin 2020 baru kita upayakan,” ungkapnya. * * *(Admin)

Share this article

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

20 + 1 =