Kenali 12 Modus Korupsi Dana Desa

Maumere, lingkar-desa.com- Setelah penetapan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Dana Desa mengalir deras ke desa-desa di Indonesia. Dana Desa tersebut digunakan untuk pelaksanaan pembangunan desa. Meskipun demikian, korupsi masih menjadi momok.

Selama kurun waktu 2015-2018 pemerintah telah menggelontorkan sebanyak Rp 187,7 T untuk 74.954 desa di seluruh Indonesia. Data ICW yang dikutip dari sejumlah media menyebutkan dari jumlah tersebut kurang lebih Rp 84,76 M telah dikorupsi.

Kasus korupsi Dana Desa dari 2015-2018 adalah sebanyak 250 kasus dengan lebih dari 184 orang tersangka. Tahun 2015 terdapat 17 kasus. Tahun 2016 terdapat 41 kasus. Selanjutnya meningkat pesat pada 2017 menjadi 96 kasus. Begitu pula pada 2018 terjadi 96 kasus korupsi Dana Desa.

Untuk memastikan Dana Desa tidak dikorupsi, penting untuk mengenali modus-modus korupsi Dan Desa yang kerap terjadi. Menurut Peneliti ICW, Egy Promayoga seperti dikutip dari sejumlah media menyatakan terdapat 12 Modus Korupsi Dana Desa.

Pertama, membuat rancangan anggaran di atas harga pasar.

Kedua, dana desa digunakan untuk pertanggungjawaban biaya proyek fisik dari sumber lain.

Ketiga, pungutan atau pemotongan Dana Desa oleh oknum pejabat kecamatan atau kabupaten.

Keempat, peminjaman sementara Dana Desa untuk kepentingan pribadi tetapi tidak dikembalikan.

Kelima, mark up pembayaran honorarium perangkat desa.

Keenam, membuat perjalanan dinas fiktif oleh kepala desa dan jajarannya.

Ketujuh, pemungutan pajak atau retribusi desa namun tidak disetor ke kas desa/kantor pajak.

Kedelapan, mark up pembayaran alat tulis kantor.

Kesembilan, kongkalingkong dalam proyek yang didanai Dana Desa.

Kesepuluh, pemangkasan anggaran publik yang dialokasikan untuk kepentingan perangkat desa.

Kesebelas, pembelian inventaris kantor dengan Dana Desa namun peruntukkannya secara pribadi.

Keduabelas, membuat kegiatan atau proyek fiktif yang dananya dibebankan dari Dana Desa.* * *

Share this article

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

three + 2 =