Pengelolaan Dana Desa Tidak Transparan, Ini Yang Dilakukan Pemuda Amfoang Barat Laut

Oelamasi, lingkar-desa.com- Masyarakat berhak mendapatkan informasi pengelolaan Dana Desa. Akan tetapi, hal ini tidak terjadi di Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang. Pemerintah Desa di kecamatan pelosok tersebut terkesan menutup-nutupi pengelolaan Dana Desa.

Oleh karenanya, sejumlah pemuda lantas mengambil insiatif mengatasi kondisi tersebut. Mereka berupaya mendorong partisipasi masyarakat untuk mengawal Dana Desa.

Pada Rabu, 10/7/2019 lalu, sejumlah pemuda berasal dari desa-desa di Kecamatan Amfoang Barat Laut memasang baliho yang berisi seruan untuk mengawal dana desa. Baliho bertuliskan Ayo Kawal Dana Desa! disertai sejumlah informasi dan kontak pengaduan tersebut dipasang di semua desa di Kecamatan Amfoang Barat Laut.

Menariknya desain baliho tersebut diunduh dari laman situs kemendesa.go.id yang selanjutnya dicetak dengan biaya sendiri.

Alhasil jadilah 7 lembar baliho berukuran 1,5 x 1 m. Lokasi pemasangan baliho diantaranya di depan Puskesmas Soliu, Pasar Oefitis di Oelfatu dan Pasar Honuk.

Selain itu, mereka juga mencetak selebaran untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat.

“Pengalaman kami selama ini pengelolaan Dana Desa tidak transparan barangkali karena kami ada di pedalaman dan jauh dari akses informasi,” ungkap Herdy Banu, pemuda asal Oelfatu, salah satu penggagas ide pemasangan baliho tersebut.

Di Soliu pun hal serupa terjadi. Masyarakat tidak diberikan informasi terkait pengelolaan Dana Desa. Mereka bahkan tidak bisa mengakses Dokumen APBDesa.

“Karna tidak transparan kami telah melaporkan Pemerintah Desa Soliu ke Dinas PMD Kabupaten Kupang dan Inspektorat dalam surat kami tanggal tertanggal 24 juni 2019 lalu,” terang Gusty Haupunu asal Desa Soliu.

Tidak transparannya pengelolaan Dana Desa tersebut semakin parah dengan kurangnya informasi mengenai regulasi atau pun kanal pengaduan.

Oleh karena itu, Ello Taneo, pemuda Oelfatu berharap kegiatan ini dapat menjadi informasi kepada masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam pembangunan desa dengan mengawal Dana Desa.

“Pengelolaan Dana Desa bisa baik untuk kemajuan masyakat jika kita bersama dapat berperan dalam pemantauan pengelolaan dana desa”, tegasnya.

Setelah pemasangan baliho ini, para pemuda akan membentuk wadah bersama untuk mengawal Dana Desa di Kecamatan Amfoang Barat Laut. * * *

 

Marko Akulas, pewarta warga, tinggal di Amfoang, Kabupaten Kupang.

Share this article

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

four − 1 =