144 Desa di NTT Masih Tergolong Miskin

Bagikan!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Kesulitan askses air bersih sebagai salah satu potret kemiskinan di NTT (Are de Peskim)

lingkar-desa.com- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengakui masih tercatat sekitar 144 desa di wilayah provinsi berbasis kepulauan ini tergolong miskin, sehingga upaya penanganan perlu segera dilakukan mulai 2020.

“Penanganan kemiskinan kami akan fokuskan pada 144 desa yang menyebar di 22 kecamatan yang ada di 21 kabupaten/kota se-NTT pada 2020 mendatang,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah NTT Lecky Frederich Koli kepada Antara di Kupang, Jumat (27/12).

Upaya penanganan kemiskinan di desa-desa prioritas itu, menurut dia, akan mencakup pemberian jaminan sosial bagi warga miskin lewat program seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“Warga penerima manfaat program ini telah kami data. Warga miskin penerima manfaat program-program jaminan sosial itu, juga akan menjadi sasaran program pembangunan rumah layak huni dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),” ujarnya..

Jadi, kata Frederich Koli, pembangunan rumah layak huni juga akan dilakukan dengan dukungan dana desa, dana kabupaten, provinsi, maupun dari pihak non-pemerintah,” katanya.

Ia menjelaskan, pembangunan 3.990 rumah layak huni bagi warga miskin mencakup penyediaan sarana sanitasi dan listrik.

Selain itu, ia menambahkan, pemerintah provinsi akan memberikan bantuan bantuan pertanian berupa bibit tanaman dan bibit ayam kampung kepada warga.

Sumber: ANTARA NTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *