Begini Cara Pemerintah Kecamatan Kangae Berdayakan Masyarakat Atasi Sampah

Bagikan!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Direktur Bank Sampah Flores, Susilowaty Koopman mengumumkan pemenang Lomba RT Terbersih Se-Kecamatan Kangae pada Sabtu (22/2/2020) di PElataran Kantor Camat Kangae (Foto: Lingkar Desa)
lingkar-desa.com- Ada saja cara memotivasi masyarakat untuk menciptakan kebersihan lingkungan. Usai menyatakan diri Kecamatan Bebas Sampah, Pemerintah Kecamatan Kangae menyelenggarakan Lomba RT Terbersih.

Hasilnya, RT 08/RW 03 Desa Habi, RT 14/RW 14 Desa Blatatain dan RT 07 Desa Watuliwung mendapat penghargaan sebagai Rukun Tetangga (RT) terbersih. Masing-masing berada di urutan pertama, kedua dan ketiga. Pengumuan hasil lomba dan penyerahan hadiah dilakukan bertepatan dengan Deklarasi Dasawisma pada Sabtu (22/2/2020) di Pelataran Kantor camat Kangae.

Perlombaan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Bank Sampah Flores yang memang berbasis di Lokaria, Desa Habi, Kecamatan Kangae.

Menurut Direktur Bank Sampah Flores, Susilowaty Kopman keputusan menetapkan ketiga RT tersebut berdasarkan beberapa kategori dan melalui blusukan atau melihat langsung ke lapangan selama 3 minggu berturut-turut.

Adapun kriteria-kriteria dimaksud adalah pembersihan lingkungan dari semua jenis sampah, ketersediaan tempat sampah di masing-masing RT, pengadaan lubang sampah untuk pemanfaatan jenis sampah organik sebagai kompos, partisipasi masyarakat dan pembersihan lingkungan, dan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya.

Lomba ini juga bertepatan dengan momen Hari Sampah Nasional yang jatuh pada 21 Februari lalu. “Ini baru sebagaian yang ikut serta sehingga kita akan adakan lagi puncaknya pada September bertepatan dengan Hari Bersih-Bersih Sedunia,” ungkap Susilowaty kepada lingkar-desa.com pada

Selama blusukan Susi menemukan beberapa inovasi. “Ada yang mengolah sampah menjadi kerajinan tangan, ada yang menyiapkan tempat sampah organik dari anyaman daun kelapa. Yang terkahir ini menarik karena tidak boleh lagi ada alasan tidak ada tempat sampah. Tempat sampah ternyata bisa dibuat sendiri dari bahan yang ada di sekitar lingkungan,” tegasnya.

ditambahkannya, kegiatan semacam ini akan berhasil bila holistik dan berlanjut. Untuk itu, dibutuhkan sumber daya, dana dan mesin.

Perlu diketahui selama ini Bank Sampah Flores giat memberikan pelatihan pengolahan sampah kepada masyarakat di Kecamatan Kangae dan sekitarnya.* * *

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *