Derita Tumor, Gadis Asal Habi Kesulitan Biaya Rujuk Ke Kupang

Bagikan!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Maria Kristina (37), warga Habi Gahar, Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka yang menderita tumor rahim (Foto: Sam Azavedo)

lingkar-desa.com- Kristina (37), warga Dusun Habi Gahar, Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka terancam batal dirujuk ke RSUD W.Z. Johanis Kupang.

Padahal Ia didiagnosa mengidap miom uteri alias tumor rahim.
Saudara kandungnya, Wihel mengaku kesulitan biaya.

“Kami tidak punya uang untuk biaya transortasi dan lain–lain apabila dirujuk ke Kupang. Kami hanya pasrah kepada Tuhan dan sambil mencari pengobatan alternatif namun kondisinya tidak membaik,” keluh Wihel di kediaman mereka pada Kamis (17/7/2020).

Wihel baru mengetahui penyakit yang diderita Kristina saudarinya sejak setahun lalu setelah 2 kali menjalani perawatan di RSUD dr.T.C. Hillers Maumere.

Wihel menuturkan, dokter menganjurkan agar Kristina dirujuk ke Kupang agar dioperasi. Pasalnya, fasilitas di sana lebih lengkap.

Menurutnya, ini menyulitkan. Meski biaya pengobatannya ditanggung BPJS, keluarga tetap membutuhkan biaya lain seperti transportasi dan akomodasi untuk keluarga yang mendampingi.

Sementara itu, kondisi Kristina makin parah. Perutnya membengkak dan tubuhnya makin kurus. Kakinya pun mulai membengkak.
Ihwal kesulitan keluarga tersebut dibenarkan ipar Kristina, Yoseph Alfonsus.

Alfonsus menerangkan kondisi ekonomi keluarganya yang miskin apalagi saudaranya saat ini belum memiliki pekerjaan tak mampu untuk membeli tiket ke kupang dan biaya keluarga di sana nantinya.

“Kami hanya merawatnya di rumah karena memang kondisi ekonomi keluarga yang sulit. Kami bingung mau minta tolong ke siapa,” ujar Alfonsus.

Karena kondisi ekonomi yang serba kekurangan mereka mengharapkan uluran tangan dari pemerintah setempat dan siapa saja yang ingin membantu biaya rujuk bagi Kristina.