Pemdes Langir Gelar Pelatihan Pengelolaan Bumdes

Bagikan!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Gambar: Pelatihan Bumdes yang digelar Pemdes Langir (Foto: Sam Azavedo)

lingkar-desa.com- Pemerintah Desa Langir, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka menggelar pelatihan peningkatan kapasitas pengelola Bumdes. Pelatihan yang dilaksanakan pada Kamis(8/7/2020) di Kantor Desa Langir tersebut dibuat sebagai bagian dari upaya Pemdes Langir membangun Badan Usaha Milik Desa.

Penjabat Kepala Desa Langir, Aloysius Simprisius mengatakan Bumdes merupakan bagian penting dalamupaya mendorong ekonomi desa.

Di tengah realitas persaingan ekonomi yang bukan dikuasai oleh masyarakat desa, Bumdes diharapakan memberi peluang kepada masyarakat mengembangkan usaha ekonomi berdasarkan kajian potensi serta masalah yang ada di desa.

Tujuannya agar masyarakat bisa berdaya dan berdaulat secara ekonomi.

“Kami telah melewati beberapa tahap diantaranya berdiskusi dengan masyarkat desa dan pihak-pihak terkait untuk membentuk Bumdes. Tujuannya untuk meningkatkan ekonomi masyrakat dan meningkatkan PAD bagi bagi desa,” terangnya.

Hal senada disampaikan Tenaga Ahli Pendamping Desa, Wilhem Weu berpendapat pelatihan peningkatan kapasitas bagi pengelola Bumdes sangatlah penting.

“Kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas bagi pengelola Bumdes memang perlu diberikan kepada tim pengelola Bumdes sehingga proses pendirian dan pengelolaan sesuai dengan regulasi yang ada” tandasnya.

Weu menambahkan Tim Pengkaji Kelayakan Usaha Bumdes harus jeli melihat potensi–potensi yang ada, misalnya program budi daya rosella yang sudah lama berjalan dan sudah mengintervensi anggaran dana desa dari kepemimpinan kepala desa sebelumnya.

“Keberadaan BUMDesa di desa Langir sangat penting dan patut diapresiasi. Kehadiran BUMDesa Langir Mandiri ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Langir sehingga berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat desa”, terangnya.

Sementara itu, salah satu peserta Ian de Peskim menilai pelatihan yang diberikan sudah baik. Sebagai Tim Pengkaji, Ia menyoroti pentingnya pengkajian dan kepatuhan pada regulasi.

“Jangan tergesa-gesa, harus didahulukan dengan kajian untuk memastikan mana bidang usaha yang tepat untuk dijalankan oleh Bumdes. Ini agar memastikan usaha tersebut bisa memberikan keuntungan dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ditambahkannya, Langir memiliki banyak potensi akan tetapi tidak semua potensi harus dikonversi menjadi usaha ekonomi.

“Prinsipnya adalah bersandar pada potensi lokal dan tidak berdampak negatif terhadap usaha rakyat yang sudah berjalan,” tegasnya.